Sejarah musik country

Nada vokal %u201Clurus%u201D dengan syair syarat keindahan dibalut dandanan khas ala cowboy dan cowgirlnya. Sepatu boots, kemeja ala western, tidak lupa topi besar ala pengembala. Yiihaaa!!, this is country music!.
Musik yang berakar dari lagu rakyat di Amerika utara ini memang belum begitu akrab di telinga kita, terlebih Jenis musik ini masih jarang peminatnya di Indonesia. Padahal musik country adalah musik yang paling di kenal di seluruh dunia terutama di Amerika Serikat.
Musik country adalah campuran dari unsurmusik Amerika Serikat bagian selatan tepatnya di pegunungan appalacia. Musik country sebenarnya menggantikan istilah musik hillbilly dan mulai dipakai sekitar tahun 1940. Iniuntukmenghilangkan kesan kumuh dan rendah terhadap musik hillbilly.
Asal-usul country sendiri berasal dari para imigran Eropa yang serta membawa alat musik berikut iramanya dan menetap di pegunungan Appalachia. Irlandia dengan biolanya, Jerman dengan alat musik petik dulcimer, Italia dengan mandolin, Spanyol dengan gitar dan Afrika dengan banjonya. Interaksi antarmusisi inilah yang kemudian menghasilkan musik khas Amerika Utara dan sering disebut %u201Cold time music%u201D.
Pada generasi pertama di era 1920-an, terdapat nama-nama yang menjadi cikal bakal dikenalnya musik country seperti john Carson dan Vernon Dalhart. Namun, rekaman yang dianggap pertama dalam musik country adalah lagu %u201CSallie gooden%u201D oleh pemain Fiddle A.C. Robertson yang dirilis tahun 1922 oleh Victor Records. 
Di tahun 1927, berkembanglah musik country modern. Ini di pengaruhi oleh Jimmie Rodgers dan Carter Family yang mencampurkan unsur hilbilly country, gospel, jazz, blues, pop, cowboy dan folk. Sebagian besar lagu Rodger terjual lebih dari satu juta keping, termasuk lagu %u201CBlue Yodel%u201D dan ini menjadikan Rodgers sebagai penyanyi utama di era awal musik country. Tak ketinggalan grup Carter Family yangmerekam 300 lagu balada Old Time, lagu country, dan hyme gospel yang kemudian menjadi peninggalan budaya di Amerika Serikat dan menjadi sejarah dalam musik country di sana.
Sepanjang tahun 1930 hingga 1940 musik country menjadi sangat populer, ini berkat sering diputarnya musik country di beberapa film Hollywood, Bob Wills adalah salahsatunya. Bob Wills jugamencampurkan country dan jazz yang kemudian di kenal sebagai %u201Cwestern swing%u201D.
Dengan masuknya musik country di Carnegie Hall yang merupakan arena konser terbaik pada saat itu, munculah istilah %u201Cboogie%u201Dyang kemudian menjadi %u201Cboogie woogie%u201D. Lagu yang populer saat itu adalah %u201CFreight Train Boogie%u201D dari Delmore Rothers, lagu inilah yang dianggap sebagai bagian dari evolusi musik country dan blues menuju terbentuknya Rockability. 
Jenis lain musik country yang hanya memakai gitar, bass, drum, dan dobro atau %u201Csteel guitar%u201Dmenjadi populer di kalangan kulit putih menengah kebawah di Texas, AmerikaSerikat. Irama inilah yang disebut %u201Chonky Tonk%u201D. 
Lagu-lagu Honky Tonk sangat erat hubungannya dengan bar dan minuman yang kemudian muncul istilah %u201Csedikit dari sini, sedikit dari sana, sedikit hitam, sedikit putih...cukup keras agar engkau tidak banyak pikir dan langsung memesan wiski%u201Dyang dianggap sebagai definisi Honky Tonk. Musisi yang membawakannya antara lain Ernest Tubb, Ted Daffin, Floyd Tillman, Maddox Brothers and Rose, dan Hank Williams yang kemudian disebut musisi country tradisional.

Nashville Sound
Sejak pertengahan 1950 hingga 1960-an, irama yang di kenal sebagai %u201CNashville Sound%u201D mengubah musik country sebagai industri yang bernilai jutaan dolar. Irama musik ini disebut nashville sound karena berasal dari industri rekaman di Nashville, Tennesse. Di bawah produser seperti Chet Atkins, Owen Bradley dan Billy Sherrill berhasil mengantarkan country ke berbagai kalangan, sekaligus menghidupkan kembali musik country. Lagu-lagu Nashville Sound bisa dikenali dengan ciri-ciri khas yang di pinjam dari musik pop 1950-an, vokal yang %u201Clembut%u201D dan dominan yang diiringi alat musik gesek dan paduan suara. Musisi Country yang tergolong dalam genre ini adalah Patsy Cline, Jim Reeves, Floyd Cramer, Tammy Wynette dan Charlie Rich.
Rockability
Di tahun 1956 bisa disebut sebagai tahun Rockability untuk musik country, karena peringkat atas tangga lagu Billboard saat itu diisi oleh %u201CHeartbreak%u201D oleh Elvis Presley, %u201Ci Walk The Line%u201D oleh Johnny Cash dan %u201CBlue Suede Shoes%u201D oleh Carl Perkins. Pada saat itu Elvis mengakui dipengaruhi oleh Rhythm dan Blues. Sementara tentang gaya bermusiknya, Elvis berkata, %u201COrang kulit berwarna sudah lama menyanyikan dan memainkan musik seperti yang aku mainkan sekarang, sudah lama daripada yang kau kutahu.%u201D Ia juga menambahkan, %u201CMusikku hanyalah musik country yang melompat-lompat%u201D.
Di era 1980 banyak musisi country justru ingin mengembalikan keaslian musik ini. Mereka dikenal sebagai %u2018New Traditionalist%u2019 seperti Ricky Skaggs, George Strait, and Dwight Yoakam. 
Era 90anmerupakan era keemasan musik country, karena di tahun ini banyak sekali artis-artis baru yang mensejajarkan dirinya dengan penyanyi terkenal lain dari genre yang berbeda dan mampu menjual album dengan angka fantastis. Sebut saja Billy Ray Cyrus yang populer dengan %u201Cline dance%u201D, Garth Brooks yang fenomenal dengan aliran Country Rock-nya, serta Shania Twain yang albumnya terjual lebih dari 30 juta kopi dan  disebut-sebut sebagai album country tersukes sepanjang masa. Pada masa ini juga muncul genre baru yaituAlternative Country yang merupakan turunan dari Country Rock. 
Musik Country Di Indonesia
Di Indonesia, musik country pernah populer pada tahun 80-an. Musisi- musisi terkenal Indonesia-pun banyak yang terpengaruh oleh jenis lagu tersebut. Contohnya, Iwan Fals atau Ebiet G. Ade, mereka kerap memainkan gitar dan memasukan unsur country kedalamnya.  Ada pula musik country kontemporer yang bisa lebih diterima oleh telinga para penikmatnya di Indonesia, mulai dibawakan oleh Tantowi Yahya sekitar pertengahan tahun 90-an. Musik country-pun dari tahun ke tahun mengalami  perkembangan, beberapa musisi mulai memasukan unnsur- unsur lain  seperti jazz, blues, ataupun pop.
           Saat ini, musik country sudah tidak begitu populer lagi. Banyak musisi Indonesia yang lebih ke arah pop ataupun melayu. Sehingga musik ini hampir tenggelam di Indonesia. 
Walau tidak populer lagi, musik ini masih tetap hidup di hati penggemarnya yang kian sedikit.






Samantha Bumgamer dan Eva Davis merupakan wanita penyanyi wanita pertama yang merilis lagu-lagu country. Kemudian ada Jimmy Rodgers dan Carter Family yang disebut-sebut sebagai %u201Corang penting%u201D dalam perkembangan musik country. Kedua musisi tersebut sukses besar atas karya-karya yang mereka hasilkan pada saat itu.
-Andrika Eko Sepratama

  • Share

Coming soon


\"industri musik boleh saja hancur, tapi musik takkan pernah mati. keep the diy spirit!%u201dkutipan yang saya tulis enam tahun yang lalu, bisa jadi masih tetap berlaku meski teknologi dalam industri musik berubah bentuk. %u201cthe diy (do it yourself) spirit%u201d ada.
Band read more..


Video

Previous
Next